Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Tembus Rp17.800 Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Kurs dolar AS di bank-bank besar nasional seperti BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI pada Senin, 17 Agustus 2026, tercatat berada di kisaran Rp17.800-an, mencerminkan posisi nilai tukar rupiah yang relatif stabil namun masih mengalami tekanan terhadap dolar AS.

Data kurs yang diperoleh dari bank-bank tersebut pada pagi hari menunjukkan perbedaan antar jenis kurs yang berlaku, seperti e-Rate, TT Counter, dan Bank Notes, yang masing-masing digunakan untuk transaksi valas dengan karakteristik berbeda.

Bank Mandiri menetapkan kurs dolar AS pada 17 Agustus 2026 dengan special rate beli di posisi Rp17.825 dan jual Rp17.855. Sedangkan untuk TT Counter dan Bank Notes, harga beli tercatat Rp17.610 dan jual Rp17.910. Perbedaan ini menggambarkan variasi harga sesuai jenis transaksi yang dilakukan nasabah.

Perbandingan dengan Data Sebelumnya

Kurs tersebut sedikit mengalami kenaikan dari posisi 15 Agustus 2026 yang berada pada Rp17.827 per dolar AS, menurut data yang tercatat pada pukul 10.17 WIB. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 14 Agustus 2026 juga mencatat penguatan sebesar 1,59% ke level 6.401,89, yang menandai pergerakan positif di pasar saham domestik di tengah fluktuasi nilai tukar.

Kurs Dolar AS di BCA

BCA mencatat kurs e-Rate pada pukul 09.03 WIB di angka beli Rp17.755 dan jual Rp17.855. Kurs ini menunjukkan nilai yang cukup kompetitif di pasar valuta asing antarbank dengan kemampuan transaksi elektronik yang lebih cepat dan efisien.

Jenis Kurs di Bank BCA

Kurs e-Rate yang digunakan BCA lebih banyak dipakai untuk transaksi elektronik seperti transfer dan pembayaran online, sedangkan TT Counter dan Bank Notes digunakan untuk transaksi tunai dan cek fisik di cabang.

Situasi Kurs di BRI dan BNI

BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI Siap Paparkan Kinerja Keuangan Semester I/2022 | Bisniscom

BRI dan BNI juga menampilkan kurs yang berada dalam kisaran serupa, dengan fluktuasi kecil antar jenis kurs yang ditawarkan. Hal ini konsisten dengan kondisi pasar valuta asing domestik yang masih menghadapi tekanan dari penguatan dolar AS global.

Kurs dolar yang dipatok oleh bank-bank tersebut menjadi acuan penting bagi nasabah dan pelaku usaha dalam menentukan nilai transaksi valuta asing, terutama pada momen hari kemerdekaan RI yang juga bertepatan dengan pergerakan pasar global yang dinamis.

Konteks dan Faktor Penyebab Fluktuasi

Fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk kebijakan suku bunga The Fed yang terakhir memangkas suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin ke kisaran 3,75% - 4,00% pada November 2025. Kebijakan ini berdampak pada pergerakan indeks dolar AS yang naik tipis ke posisi 99,81 pada awal November 2025.

Selain itu, kondisi ekonomi global dan regional juga menjadi faktor utama yang memengaruhi kurs valas di bank lokal.

Jenis Kurs dan Penggunaannya

  • Kurs e-Rate: Digunakan untuk transaksi elektronik seperti transfer dan pembayaran online.
  • TT Counter: Kurs untuk transaksi tunai dan transfer antarbank secara konvensional.
  • Bank Notes: Kurs untuk transaksi penukaran uang fisik atau tunai di teller bank.

Perbandingan Kurs Dolar AS di Bank-Bank Besar

BankJenis KursBeli (Rp)Jual (Rp)
Bank MandiriSpecial Rate17.82517.855
Bank MandiriTT Counter17.61017.910
BCAe-Rate17.75517.855
BRI
BNI

Data kurs BRI dan BNI tidak tersedia secara rinci pada waktu publikasi, namun diperkirakan berada pada rentang yang tidak jauh berbeda dengan Bank Mandiri dan BCA.

"Kurs valas di bank-bank besar nasional saat ini masih menunjukkan stabilitas meskipun terdapat tekanan dari penguatan dolar AS di pasar global," ujar analis pasar valuta asing, Rini Santoso.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow