Kurs Dolar AS di BCA Mandiri BRI dan BNI Stabil pada 4 Agustus 2026
Kurs dolar Amerika Serikat (AS) di Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) pada Selasa, 4 Agustus 2026, menunjukkan stabilitas dengan nilai jual dan beli yang bervariasi tergantung jenis transaksi. Data ini penting bagi nasabah yang melakukan transaksi valas di bank-bank besar tersebut di Indonesia.
Berdasarkan pantauan pada 3 Agustus 2026, kurs jual dolar AS di bank-bank tersebut berkisar antara Rp 18.005 hingga Rp 18.100, sementara harga beli berada di rentang Rp 17.800 hingga Rp 17.985. Angka ini menunjukkan sedikit pergerakan dari penutupan 1 Agustus 2026 yang mencatatkan kurs jual di kisaran Rp 18.070 hingga Rp 18.150 dan kurs beli antara Rp 17.800 hingga Rp 17.990.
Fluktuasi ini mencerminkan penguatan nilai tukar rupiah yang terjadi pada pekan sebelumnya, termasuk penguatan sebesar 30 poin atau 0,17% menjadi Rp 17.992 per dolar AS di pasar spot pada 3 Agustus 2026 pukul 09.05 WIB. Penguatan rupiah ini sejalan dengan pergerakan positif mata uang regional Asia terhadap dolar AS.
Kurs e-rate, TT Counter, dan Bank Notes
Setiap bank menetapkan kurs dolar AS berdasarkan jenis transaksi seperti e-rate, TT counter, dan bank notes. Misalnya, kurs jual biasanya lebih tinggi pada transaksi bank notes dibandingkan e-rate karena biaya administrasi dan risiko yang berbeda. Bank Mandiri, BCA, BRI, dan BNI menyesuaikan harga jual dan beli sesuai dengan kategori tersebut.
Perbandingan Harga Jual dan Beli di Empat Bank Besar
| Bank | Kurs Jual (Rp) | Kurs Beli (Rp) |
|---|---|---|
| BCA | 18.010 - 18.100 | 17.800 - 17.985 |
| Mandiri | 18.005 - 18.095 | 17.805 - 17.980 |
| BRI | 18.020 - 18.110 | 17.810 - 17.985 |
| BNI | 18.015 - 18.100 | 17.800 - 17.980 |
Faktor Pengaruh dan Sentimen Pasar
Menurut Lukman Leong, analis dari Doo Financial Futures, penguatan rupiah terhadap dolar AS didorong oleh sentimen pasar yang optimistis terhadap ekspektasi pemangkasan suku bunga oleh The Fed setelah data ekonomi AS menunjukkan perlambatan. Hal ini turut mempengaruhi kurs dolar di bank-bank besar Indonesia.
"Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang regional Asia yang positif terhadap dolar AS. Sentimen pasar didorong oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed setelah indikator ekonomi AS menunjukkan perlambatan," ujar Lukman Leong.
Kurs dolar AS ke rupiah bersifat fluktuatif dan dipengaruhi oleh berbagai faktor global seperti kebijakan moneter Amerika Serikat, inflasi, neraca perdagangan Indonesia, serta kondisi geopolitik. Bank Indonesia menggunakan kurs JISDOR sebagai acuan resmi nasional yang merupakan rata-rata tengah antara kurs jual dan beli.
Update Kurs Harian di Bank Besar
Kurs dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI diperbarui setiap hari kerja bank (Senin sampai Jumat) dan tidak mengalami perubahan pada hari libur nasional. Nasabah disarankan untuk memantau update kurs secara langsung pada situs resmi masing-masing bank atau cabang terdekat.
Dengan kondisi pasar saat ini, "berapa nilai tukar rupiah ke dolar" dan "kurs dollar hari ini di BCA dan BRI" menjadi pertanyaan yang relevan bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi valuta asing. Memahami "bagaimana cara membaca kurs jual beli dollar" juga penting untuk menentukan waktu terbaik dalam melakukan pembelian atau penjualan dolar di bank.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow