Kurs Dolar AS di BCA Mandiri BRI dan BNI Menguat pada 11 Agustus 2026
Kurs dolar AS di Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) menguat pada Selasa, 11 Agustus 2026, seiring dengan penguatan nilai tukar rupiah dan indeks dolar AS secara global. Data perdagangan valas perbankan hari ini menunjukkan pergerakan harga yang stabil dengan kecenderungan naik tipis.
Kurs Jual Beli di BCA
Pada 10 Agustus 2026, kurs jual dolar AS di BCA untuk transaksi melalui teller (TT counter) tercatat sebesar Rp18.000, sementara kurs beli berada di Rp17.720. Transaksi melalui e-rate juga menunjukkan pergerakan serupa dengan harga jual yang sedikit lebih rendah.
Kurs di Bank Mandiri, BRI, dan BNI
Bank Mandiri menetapkan kurs jual dolar di angka Rp17.840 dan beli Rp17.810 pada transaksi special rate, sedangkan BRI menggunakan kurs jual Rp17.891 dan beli Rp17.876 pada e-rate. BNI memasang harga jual dolar Rp17.830 dan beli Rp17.800 di special rate. Angka-angka ini menunjukkan penguatan tipis dibandingkan hari sebelumnya, sejalan dengan penguatan rupiah yang mencapai Rp17.897 per dolar AS pada 10 Agustus 2026.
Konteks Pasar dan Faktor Pengaruh
Pengaruh Indeks Dolar AS dan Rupiah
Indeks dolar AS menguat sebesar 0,13% ke level 99,67 pada 10 Agustus 2026, mendorong nilai tukar dolar di pasar domestik. Sementara itu, rupiah menguat 0,15% ke Rp17.897 per dolar AS, memperlihatkan stabilitas yang cukup baik di tengah volatilitas pasar global.
Perbandingan dengan Mata Uang Asia Lain
Kurs mata uang Asia lainnya juga memperlihatkan pergerakan yang beragam; yuan China naik 0,01%, baht Thailand naik 0,18%, dan ringgit Malaysia naik 0,07%. Sebaliknya, yen Jepang dan won Korea Selatan melemah masing-masing 0,32% dan 0,63%, menambah tekanan pada mata uang regional kecuali rupiah yang menunjukkan penguatan.
Jenis Kurs dan Transaksi
Jenis kurs yang berlaku di bank-bank besar seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI terbagi dalam beberapa kategori yakni e-rate untuk transaksi elektronik dan negosiasi besar, TT counter untuk transaksi valas di teller cabang, serta bank notes untuk transaksi tunai valuta asing. Harga jual beli dolar di masing-masing kategori ini dapat berbeda sesuai mekanisme pasar dan kebijakan bank.
Data Perbandingan Kurs Hari Ini dan Sebelumnya
| Bank | Kurs Jual (Rp) | Kurs Beli (Rp) | Tanggal Referensi |
|---|---|---|---|
| BCA (TT Counter) | 18.000 | 17.720 | 10 Agustus 2026 |
| Mandiri (Special Rate) | 17.840 | 17.810 | 10 Agustus 2026 |
| BRI (E-Rate) | 17.891 | 17.876 | 10 Agustus 2026 |
| BNI (Special Rate) | 17.830 | 17.800 | 10 Agustus 2026 |
Reaksi Pasar dan Informasi Tambahan
Penguatan dolar AS terhadap rupiah ini dipengaruhi oleh sentimen global terkait kebijakan suku bunga The Fed yang tetap ketat, yang berdampak pada penguatan indeks dolar. Dalam negeri, penguatan rupiah yang tercatat pada Senin, 10 Agustus 2026, turut menahan laju kenaikan kurs dolar di bank besar.
"Pergerakan kurs dolar yang cenderung menguat di bank-bank besar menunjukkan respons pasar terhadap kondisi ekonomi global dan domestik yang dinamis," kata analis pasar keuangan pada lembaga riset keuangan nasional.
Investor dan masyarakat disarankan untuk memantau perkembangan kurs secara regular melalui kanal resmi bank dan lembaga keuangan terpercaya. Harga jual beli valuta asing dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti dinamika pasar dan kebijakan moneter global.
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow