Harga Sembako Naik Signifikan di Jawa Timur Pada 21 Agustus 2026
Harga sembako mengalami kenaikan pada 21 Agustus 2026 di Jawa Timur, dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM dan faktor musim. Data terbaru pada hari ini mencatat peningkatan signifikan pada harga beras dan minyak goreng di pasar tradisional wilayah tersebut.
Berdasarkan data per 20 Agustus 2026 dari Siskaperbapo Jawa Timur, harga beras premium tercatat Rp15.128 per kilogram, naik 0,49% dibandingkan hari sebelumnya. Beras medium juga mengalami kenaikan sebesar 0,39% dengan harga Rp13.061 per kilogram.
Selain beras, harga gula kristal putih berada di angka Rp17.235 per kilogram, naik 0,69%. Minyak goreng curah mencatat kenaikan 0,74% menjadi Rp20.408 per kilogram. Untuk minyak goreng kemasan, harga minyak goreng premium stabil di Rp21.814 per liter, sementara minyak goreng kemasan sederhana naik 0,68% menjadi Rp18.826 per liter.
Rincian Harga Minyak Goreng di Pasaran
| Jenis Minyak Goreng | Harga (Rp) |
|---|---|
| Minyak goreng pouch 1 liter | 12.000 - 13.800 |
| Minyak goreng pouch 2 liter | 21.000 - 25.000 |
| Minyak goreng jerigen 5 liter | 63.000 - 67.000 |
Penyebab Kenaikan Harga Sembako
Kenaikan harga sembako terutama dipengaruhi oleh peningkatan harga bahan bakar minyak (BBM) yang berdampak pada biaya distribusi barang pokok. Selain itu, faktor musiman juga mempengaruhi naiknya harga beberapa komoditas pangan karena ketersediaan yang terbatas di beberapa daerah penghasil.
Menurut laporan hargacampur.com, kenaikan harga minyak goreng di berbagai merek dan kemasan juga memengaruhi harga jual sembako di tingkat konsumen. Kondisi ini dirasakan langsung oleh pedagang dan pembeli di pasar tradisional Jawa Timur.
Bagaimana Cara Memantau Harga Sembako Real-Time
Pemerintah daerah dan sejumlah platform daring menyediakan data harga pangan secara real-time untuk membantu masyarakat memantau fluktuasi harga sembako. Di Jawa Timur, Siskaperbapo menjadi rujukan utama bagi pedagang dan pembeli untuk mendapatkan informasi harga yang akurat dan terkini.
"Kenaikan harga BBM menjadi salah satu faktor utama yang menyebabkan harga sembako di Jawa Timur naik dalam beberapa minggu terakhir," ujar Kepala Dinas Perdagangan Jawa Timur.
Dampak Kenaikan Harga dan Respons Masyarakat
Kenaikan harga sembako berimbas pada daya beli masyarakat, khususnya golongan menengah ke bawah yang sangat bergantung pada kebutuhan pokok. Pedagang pasar mengakui permintaan beras dan minyak goreng masih tinggi meskipun harga naik.
Untuk mengantisipasi kelangkaan dan kenaikan harga lebih lanjut, pemerintah daerah bersama pelaku usaha terus memantau stok dan distribusi sembako di pasar tradisional dan modern.
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow