Harga Sembako Jawa Timur Naik pada 3 Agustus 2026
Harga sembako di Jawa Timur pada 3 Agustus 2026 menunjukkan tren kenaikan pada beberapa komoditas pokok penting, seperti beras dan cabai rawit merah. Kenaikan harga ini terpantau di berbagai pasar tradisional dan berdampak pada pengeluaran rumah tangga di wilayah tersebut.
Berdasarkan data terbaru per 2 Agustus 2026, harga beras medium di Jawa Timur tercatat sebesar Rp13.086 per kilogram, mengalami kenaikan sebesar Rp81 atau 0,62% dibandingkan hari sebelumnya. Beras premium juga bertahan di angka Rp15.014 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng kemasan premium naik menjadi Rp21.881 per liter, naik Rp104 atau 0,48%, sedangkan minyak goreng kemasan sederhana justru mengalami penurunan harga.
Untuk komoditas lain, daging sapi paha belakang naik Rp814 menjadi Rp128.570 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam kampung turun Rp869 menjadi Rp68.995 per kilogram, dan telur ayam kampung turun Rp770 menjadi Rp45.121 per kilogram. Cabai rawit merah menjadi komoditas yang paling mengalami kenaikan signifikan, yaitu naik Rp1.343 atau 3,08% menjadi Rp44.995 per kilogram.
Sementara cabai merah keriting turun Rp478 menjadi Rp32.547 per kilogram. Harga bawang merah juga naik Rp787 menjadi Rp30.302 per kilogram, dan gas elpiji 3kg naik Rp222 menjadi Rp20.070.
Perbandingan Harga dengan Hari Sebelumnya
Jika dibandingkan dengan harga pada 1 Agustus 2026, kenaikan harga beras dan minyak goreng menjadi sorotan utama. Harga cabai rawit merah yang naik tajam menjadi faktor utama yang mempengaruhi dinamika pasar sembako di Jawa Timur. Perubahan harga ini juga dipengaruhi oleh pasokan dan permintaan yang berfluktuasi serta kondisi cuaca yang memengaruhi hasil panen.
Faktor Penyebab Perubahan Harga
Menurut pengamatan para pedagang dan konsumen, kenaikan harga cabai rawit merah disebabkan oleh pasokan yang berkurang akibat cuaca ekstrem baru-baru ini. Sementara kenaikan harga beras dan minyak goreng dipicu oleh biaya produksi dan distribusi yang meningkat. Penurunan harga pada beberapa komoditas seperti daging ayam kampung dan telur ayam kampung dikarenakan pasokan yang melimpah selama beberapa hari terakhir.
Dampak dan Tips Mengatur Pengeluaran Rumah Tangga
Kenaikan harga sembako ini tentu berdampak langsung pada pengeluaran rumah tangga, terutama bagi keluarga yang bergantung pada pasar tradisional. Mengatur belanja bahan pokok dengan cermat menjadi penting untuk menjaga kestabilan keuangan keluarga. Memilih komoditas yang sedang turun harga dan membandingkan harga di berbagai pasar bisa membantu mengatasi dampak kenaikan ini.
"Kenaikan harga cabai rawit merah dan beras merupakan tantangan bagi konsumen, namun kami berharap kondisi pasokan akan segera membaik sehingga harga kembali stabil," ujar Kepala Dinas Perdagangan Jawa Timur.
Data Harga Sembako Jawa Timur 2 Agustus 2026
| Komoditas | Harga (Rp/kg atau Rp/liter) | Perubahan Harga |
|---|---|---|
| Beras Medium | 13.086 | Naik Rp81 (0,62%) |
| Beras Premium | 15.014 | Stabil |
| Minyak Goreng Premium | 21.881 | Naik Rp104 (0,48%) |
| Minyak Goreng Sederhana | 18.440 | Turun |
| Daging Sapi Paha Belakang | 128.570 | Naik Rp814 (0,64%) |
| Daging Ayam Kampung | 68.995 | Turun Rp869 (1,24%) |
| Telur Ayam Kampung | 45.121 | Turun Rp770 (1,68%) |
| Cabai Rawit Merah | 44.995 | Naik Rp1.343 (3,08%) |
| Cabai Merah Keriting | 32.547 | Turun Rp478 (1,45%) |
| Bawang Merah | 30.302 | Naik Rp787 (2,67%) |
| Gas Elpiji 3kg | 20.070 | Naik Rp222 (1,12%) |
Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow