Program Literasi Gambar Cerita Tingkatkan Kreativitas Siswa Kelas 5 SD
Program asistensi mengajar angkatan 5 Universitas Mataram yang berlangsung dari 10 Maret sampai 24 Juni 2025 di SDN 28 Cakranegara fokus pada kegiatan literasi anak SD dengan metode "Merangkai Cerita dari Gambar Berseri" setiap Rabu pagi. Program ini dirancang khusus untuk siswa kelas 5 dengan materi gambar yang disesuaikan tingkat kesulitannya sesuai jenjang kelas.
Metode dan Tujuan Program
Program literasi ini bertujuan meningkatkan kemampuan bercerita siswa kelas 5 dengan cara mengajarkan mereka membuat cerita berdasarkan gambar yang disediakan. Gambar-gambar tersebut disusun secara berseri untuk memudahkan siswa memahami urutan cerita dan mengembangkan kreativitas dalam bercerita secara tertulis maupun lisan.
Aktivitas dan Dampak bagi Siswa
Setiap minggu, siswa diajak untuk mengamati gambar dan menyusun cerita sesuai urutan. Kegiatan ini tidak hanya melatih kemampuan literasi, tetapi juga mengasah imajinasi dan keterampilan seni melalui penggambaran dan pewarnaan. Menurut pengajar program, kegiatan ini meningkatkan rasa percaya diri siswa dalam mengekspresikan gagasan mereka.
Lomba Gambar Bercerita dan Pengembangan Kreativitas
Prestasi Siswa dalam Lomba Gambar Bercerita
Nada Ellyana, siswi kelas 5 SDN 1 Sumberejo, berhasil menjadi juara 1 dalam Lomba Gambar Bercerita Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N) tingkat Kecamatan Sudimoro pada 16 April 2026. Juara ini diraih setelah mengalahkan 21 peserta lain dari berbagai SD di kecamatan tersebut. Prestasi ini menunjukkan hasil positif dari pembelajaran bercerita lewat gambar sebagai bagian dari kegiatan seni anak SD.
Peran Kegiatan Seni dalam Pembelajaran Budaya Lokal
Selain mengembangkan kreativitas, kegiatan menggambar cerita juga menjadi media efektif untuk mengenalkan budaya lokal kepada anak sekolah. Program di SDN 28 Cakranegara dan kegiatan serupa di daerah lain, seperti outing class mewarnai di Gua Leang Panning, Sulawesi Selatan, menggabungkan unsur budaya lokal dalam materi gambar dan cerita.
Outing Class dan Penguatan Budaya Lewat Warna
Kegiatan di Gua Leang Panning
Pada 19 Juli 2025, siswa kelas 4, 5, dan 6 SDN Inpres 164 Lappa Warue mengikuti kegiatan "Menciptakan Cerita Lewat Warna" di Gua Leang Panning, yang merupakan bagian dari Geopark Maros-Pangkep, Warisan Dunia UNESCO. Kegiatan ini mengajak siswa mengekspresikan cerita melalui pewarnaan gambar, memperkuat pemahaman budaya dan lingkungan sekitar.
Apresiasi dan Media Edukatif
Tiga karya terbaik dari tiap kelas mendapatkan hadiah apresiasi, dan buku panduan "Galeri Mewarnai: Menciptakan Cerita Lewat Warna" diserahkan ke sekolah serta pengelola wisata sebagai media edukatif yang dapat digunakan secara berkelanjutan.
Data dan Statistik Program Literasi dan Seni
| Program | Lokasi | Peserta | Waktu |
|---|---|---|---|
| Asistensi Mengajar Angkatan 5 | SDN 28 Cakranegara | Siswa kelas 5 | 10 Maret-24 Juni 2025 |
| Outing Class Mewarnai | Gua Leang Panning, Sulawesi Selatan | Siswa kelas 4-6 SDN Inpres 164 Lappa Warue | 19 Juli 2025 |
| Lomba Gambar Bercerita FLS3N | Kecamatan Sudimoro | 21 peserta kelas 5 SD | 16 April 2026 |
Pengembangan Metode Literasi dan Seni Anak SD
Integrasi metode menggambar cerita dalam pembelajaran literasi dan seni di sekolah dasar telah terbukti meningkatkan kemampuan berbahasa, kreativitas, dan kesadaran budaya lokal siswa. Metode ini juga memfasilitasi siswa dalam menyalurkan imajinasi dan meningkatkan keterampilan komunikasi verbal dan tertulis.
"Kegiatan merangkai cerita dari gambar membantu siswa untuk lebih percaya diri dan kreatif dalam mengungkapkan ide mereka," ujar pengajar program asistensi mengajar Universitas Mataram.
Keberhasilan program ini mendorong pengembangan kegiatan sejenis di sekolah dasar lain sebagai bagian dari kurikulum yang mendukung pembelajaran aktif dan menyenangkan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow