Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Menguat di Rp18.045 Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini, Senin 3 Agustus 2026, tercatat menguat dengan kurs jual di level Rp18.045 per USD. Data resmi dari Bank Central Asia (BCA) menunjukkan bahwa kurs tengah jual USD berada di Rp18.045, lebih baik dibandingkan kurs jual kemarin yang masih di kisaran Rp18.100.

Penguatan rupiah ini terjadi di tengah volatilitas harian yang relatif terjaga di sekitar 0,13 persen, menandakan stabilitas pasar valuta asing domestik. Menurut TradersUnion, selama pekan terakhir nilai tukar USD/IDR bergerak dalam rentang Rp17.897 hingga Rp18.130, dengan tren menguat yang bertahan sejak beberapa bulan terakhir.

Secara historis, dalam satu tahun terakhir rupiah mengalami penguatan sebesar 9,33 persen terhadap dolar AS, naik sekitar 1.538 poin. Kondisi ini mencerminkan respons pasar terhadap dinamika ekonomi global dan kebijakan moneter dalam negeri.

Pengaruh Kebijakan Suku Bunga

Kenaikan atau penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia dianggap menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi nilai tukar rupiah. Saat ini, suku bunga BI berada di level yang mendukung penguatan mata uang domestik, sehingga meningkatkan minat investor untuk memegang aset dalam rupiah.

Stabilitas Ekonomi dan Permintaan Valas

Permintaan valuta asing yang terkendali serta stabilitas indikator ekonomi makro turut berkontribusi pada penguatan rupiah hari ini. Aktivitas ekspor-impor dan aliran modal asing di pasar keuangan juga menjadi pertimbangan para pelaku pasar dalam menentukan posisi tukar.

Perbandingan Kurs Rupiah Hari Ini dengan Sebelumnya

KeteranganKurs Rp/USD
Kurs Jual Hari Ini (3 Agustus 2026)Rp18.045
Kurs Jual KemarinRp18.100
Rentang MingguanRp17.897 - Rp18.130

Reaksi Pelaku Pasar dan Narasumber

Menurut analis pasar valuta asing di BCA, penguatan rupiah hari ini dipicu oleh sentimen positif dari pengendalian inflasi domestik dan ekspektasi stabilitas kebijakan moneter Bank Indonesia.

"Penguatan rupiah pada hari ini menunjukkan kepercayaan pasar terhadap kebijakan ekonomi nasional yang cukup kuat dan responsif terhadap kondisi global," ujar Kepala Divisi Riset BCA, Andi Saputra.

Meski begitu, pelaku pasar tetap mencermati dinamika ekonomi global, terutama kebijakan suku bunga The Fed yang berpengaruh signifikan terhadap pergerakan dolar AS dan nilai tukar rupiah.

Pergeseran Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Terbaru | Official iNews

Potensi Fluktuasi dan Monitor Selanjutnya

Nilai tukar rupiah yang menguat hari ini masih berpotensi berfluktuasi seiring dengan perkembangan ekonomi dunia dan kebijakan moneter di Amerika Serikat. Bank Indonesia bersama pelaku pasar akan terus memantau pergerakan ini guna menjaga stabilitas nilai tukar.

"Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan."

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed