Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Turun Tipis 23 Agustus 2026
Kurs dolar Amerika Serikat (AS) di Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Negara Indonesia (BNI) mengalami penurunan tipis pada hari Minggu, 23 Agustus 2026, mengikuti kondisi pasar valuta asing yang fluktuatif di Indonesia.
Bank Mandiri mencatat kurs beli dolar AS pada Rp17.720 dan kurs jual Rp17.780, lebih rendah dibandingkan dengan posisi pada 21 Agustus 2026 yang mencapai Rp17.735 untuk kurs beli dan Rp17.790 untuk kurs jual. Bank BCA melaporkan kurs e-Rate beli dolar AS sebesar Rp17.600 dan jual Rp17.720, sedikit melemah dari posisi sebelumnya pada 22 Agustus 2026 yakni Rp17.636 untuk kurs beli dan Rp17.744 untuk kurs jual.
Begitu pula dengan BRI dan BNI, yang mencatat penurunan serupa dalam nilai tukar dolar terhadap rupiah. BRI mencatat kurs beli di angka Rp17.675 dan jual Rp17.735, sementara BNI melaporkan kurs beli Rp17.690 dan jual Rp17.750 pada hari ini. Penurunan ini sejalan dengan perlambatan indeks dolar AS yang turun tipis 0,02% di pasar global.
Pengaruh Kebijakan The Fed
Penurunan kurs dolar AS di pasar domestik dipengaruhi oleh kebijakan moneter The Fed yang masih menahan suku bunga acuannya di kisaran 3,75%–4,00% setelah pemangkasan 25 basis poin pada periode sebelumnya. Kebijakan ini mempengaruhi sentimen investor global dan tekanan terhadap nilai tukar rupiah.
Stabilitas Rupiah dan Faktor Ekonomi
Dari sisi domestik, neraca perdagangan Indonesia yang tetap stabil dan tingkat inflasi yang terkendali menjadi faktor penyeimbang terhadap fluktuasi nilai tukar. Namun, tekanan eksternal seperti ketidakpastian geopolitik dunia sedikit mempengaruhi pergerakan kurs dolar hari ini.
Perbandingan Kurs di Bank-Bank Terdekat
Berikut perbandingan kurs dolar AS di empat bank besar pada 23 Agustus 2026:
| Bank | Kurs Beli (Rp) | Kurs Jual (Rp) |
|---|---|---|
| Bank Mandiri | 17.720 | 17.780 |
| BCA (e-Rate) | 17.600 | 17.720 |
| BRI | 17.675 | 17.735 |
| BNI | 17.690 | 17.750 |
Tips Memilih Kurs Terbaik
Bagi masyarakat yang ingin melakukan transaksi valuta asing, penting untuk memantau pergerakan kurs jual dan beli secara berkala di bank-bank besar. Kurs jual adalah harga ketika bank menjual dolar ke nasabah, sedangkan kurs beli adalah harga ketika bank membeli dolar dari nasabah.
- Bandingkan kurs antar bank untuk mendapatkan harga terbaik.
- Perhatikan waktu transaksi karena kurs dapat berubah setiap hari kerja.
- Waspadai faktor eksternal seperti kebijakan suku bunga dan kondisi geopolitik yang memengaruhi nilai tukar.
"Penyesuaian nilai tukar ini merupakan respons pasar terhadap dinamika ekonomi global dan domestik, termasuk kebijakan suku bunga The Fed yang menjadi perhatian pelaku pasar," ujar analis ekonomi dari sebuah lembaga keuangan nasional.
Transaksi kurs dolar AS di bank-bank utama di Indonesia seperti BCA, Mandiri, BRI, dan BNI tetap mengikuti mekanisme pasar dengan fluktuasi yang wajar sesuai kondisi saat ini. Kurs diperbarui setiap hari kerja dan tidak berlaku saat libur nasional, sehingga masyarakat dianjurkan untuk selalu mengupdate informasi sebelum melakukan transaksi valas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow