Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI Turun Tipis Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Kurs dolar AS di empat bank besar Indonesia yakni BCA, Bank Mandiri, BRI, dan BNI mengalami penurunan tipis pada Kamis, 20 Agustus 2026. Penurunan ini tercatat saat pembukaan pasar valuta asing di Jakarta, mencerminkan tren penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Kurs di BCA

Bank Central Asia (BCA) menetapkan kurs beli dolar AS pada Rp17.850 dan kurs jual Rp17.870, turun dibandingkan posisi kemarin yang berada di Rp17.855 untuk beli dan Rp17.875 untuk jual. Penurunan ini sejalan dengan kondisi pasar uang nasional yang menguat.

Kurs di Bank Mandiri

Bank Mandiri menyesuaikan kurs beli dolar AS menjadi Rp17.835 dan kurs jual Rp17.865, sedikit lebih rendah dari posisi sehari sebelumnya yang masing-masing di Rp17.840 dan Rp17.870. Penyesuaian ini menunjukkan upaya stabilisasi nilai tukar amid volatilitas pasar global.

Kurs di BRI dan BNI

Bank Rakyat Indonesia (BRI) mencatat kurs beli di Rp17.745 dan jual di Rp17.945, turun dari Rp17.753 dan Rp17.954 pada hari sebelumnya. Sementara Bank Negara Indonesia (BNI) memasang kurs beli Rp17.840 dan jual Rp17.870, juga mengalami penurunan tipis dibanding hari sebelumnya.

Konteks dan Faktor Penggerak Kurs Rupiah

Pergerakan kurs dolar AS terhadap rupiah ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, termasuk kebijakan moneter Bank Indonesia dan kondisi ekonomi global. Penguatan rupiah yang terjadi pada 20 Agustus 2026 ini dipicu oleh sentimen positif terhadap stabilitas ekonomi domestik dan langkah BI mempertahankan suku bunga acuan.

Berdasarkan data per 19 Agustus 2026 pukul 09.05 WIB, nilai tukar rupiah tercatat menguat 0,01% ke Rp17.861 per dolar AS, menandai tren positif yang berlanjut ke hari ini.

Perbandingan dengan Periode Sebelumnya

Jika dibandingkan dengan 18 Agustus 2026 yang mencatat pelemahan rupiah sebesar 0,29% dan posisi kurs jual beli di bank-bank besar yang sedikit lebih tinggi, maka kondisi hari ini menunjukkan perbaikan nilai tukar yang stabil. Hal ini menandakan adanya pengaruh kebijakan domestik yang efektif dalam menjaga stabilitas mata uang nasional.

Dampak bagi Pelaku Ekonomi dan Masyarakat

Bank Indonesia Di Luar Negri Hongkong[BRI,BNI,BCA,MANDIRI Hongkong ]#kjrihongkong#bankmandiri#vlog | Ar midiya channel

Penurunan kurs dolar AS di bank-bank besar ini memberikan ruang bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk mendapatkan nilai tukar yang lebih kompetitif dalam transaksi valuta asing. Dengan kurs jual yang turun, biaya impor dan transaksi luar negeri menjadi sedikit lebih rendah, berpotensi mendorong aktivitas ekonomi.

"Stabilitas nilai tukar rupiah menjadi fokus utama kami untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan," ujar Kepala Divisi Ekonomi salah satu bank besar nasional dalam sebuah wawancara terkait perkembangan kurs terkini.

Data Kurs Dolar AS di Bank Besar pada 20 Agustus 2026

BankKurs Beli (Rp)Kurs Jual (Rp)
BCA17.85017.870
Bank Mandiri17.83517.865
BRI17.74517.945
BNI17.84017.870

Kesimpulan

Kurs dolar AS pada 20 Agustus 2026 di bank-bank besar Indonesia mengalami penurunan tipis yang menunjukkan tren penguatan rupiah. Kondisi ini dipengaruhi oleh kebijakan moneter Bank Indonesia dan stabilitas ekonomi domestik, memberikan dampak positif bagi pelaku usaha dan masyarakat dalam transaksi valuta asing.

Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed