Harga Sembako Hari Ini Naik, Minyak Goreng dan Cabai Jadi Sorotan
Harga sembako mengalami kenaikan pada 6 Agustus 2026 di berbagai pasar tradisional di Indonesia. Kenaikan ini terjadi seiring dengan peningkatan tarif angkutan akibat kenaikan harga BBM dan kondisi musim yang kurang menguntungkan bagi produksi bahan pokok.
Minyak Goreng dan Cabai Menjadi Fokus Kenaikan
Harga minyak goreng berbagai merek seperti Avena, Bimoli, Filma, Sania, dan Hemart berkisar antara Rp12.000 hingga Rp67.000 per liter atau kemasan. Sementara itu, cabai rawit merah tercatat di harga Rp54.450 per kilogram, cabai rawit hijau Rp49.250 per kilogram, cabai merah besar Rp48.850 per kilogram, dan cabai merah keriting Rp44.250 per kilogram, menunjukkan kenaikan dibandingkan pekan sebelumnya.
Harga Bawang dan Beras
Bawang merah dan bawang putih juga mempengaruhi harga sembako hari ini dengan harga masing-masing Rp41.400 dan Rp42.450 per kilogram. Sedangkan harga beras bervariasi berdasarkan kualitas, dengan kualitas bawah I berada di Rp15.200 per kilogram dan kualitas super I mencapai Rp17.500 per kilogram.
Pengaruh Kenaikan BBM dan Musim terhadap Harga Sembako
Kenaikan harga BBM memicu naiknya tarif angkutan barang sehingga berdampak langsung pada harga sembako di pasar. Kondisi musim yang kurang menguntungkan seperti musim hujan juga menyebabkan fluktuasi harga bahan pokok, terutama sayur mayur dan beras yang cenderung turun, sedangkan lauk pauk seperti ayam dan ikan mengalami kenaikan harga.
Data Pemantauan Harga Sembako
Econiq.id memantau harga sembako secara real-time dari 34 provinsi dengan menggabungkan data marketplace, data resmi pemerintah dari SP2KP Kemendag, serta kurs JISDOR Bank Indonesia. Data ini menunjukkan tren kenaikan harga sembako terutama setelah kenaikan BBM beberapa waktu lalu.
Reaksi dan Implikasi Kenaikan Harga
Menurut pengamat pasar dari Econiq.id, kenaikan harga sembako dipicu oleh biaya logistik yang meningkat akibat tarif angkutan naik dan faktor cuaca yang mempengaruhi ketersediaan bahan pokok. Masyarakat diimbau untuk berbelanja dengan bijak dan memantau informasi harga resmi dari pemerintah agar dapat mengatur kebutuhan dengan tepat.
"Kenaikan harga sembako hari ini sangat dipengaruhi oleh kenaikan harga BBM yang menyebabkan biaya angkutan naik, serta kondisi musim yang kurang mendukung produksi pangan," ujar kepala riset Econiq.id.
Beberapa komoditas seperti minyak goreng, tomat, dan kentang masih relatif stabil meski sebagian besar harga sembako mengalami kenaikan. Kondisi ini memberikan sedikit ruang bagi konsumen untuk memilih kebutuhan yang lebih ekonomis.
Perbandingan Harga Terbaru
| Komoditas | Harga 6 Agustus 2026 | Harga 30 Juli 2026 |
|---|---|---|
| Minyak Goreng (per liter) | Rp12.000 - Rp67.000 | Rp11.500 - Rp66.000 |
| Cabai Rawit Merah (per kg) | Rp54.450 | Rp52.000 |
| Bawang Merah (per kg) | Rp41.400 | Rp40.000 |
| Beras Kualitas Super I (per kg) | Rp17.500 | Rp17.200 |
Kenaikan harga sembako ini diharapkan dapat menjadi perhatian bagi pemerintah dan pelaku pasar untuk menstabilkan harga agar tidak memberatkan masyarakat, terutama menjelang musim panen berikutnya.
"Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah," imbau Econiq.id dalam laporannya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow