Harga Emas Dunia Turun Tipis ke US$4.449 per Ons pada 1 September 2026
Harga emas dunia pada 1 September 2026 tercatat turun tipis di level US$4.449,19 per ons troi. Penurunan ini terjadi di tengah ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran yang sudah memasuki bulan keenam, serta pergerakan nilai dolar AS yang memengaruhi pasar logam mulia global.
Menurut data perdagangan pada Senin (31/8/2026), harga emas spot turun sebesar 0,13% dari posisi sebelumnya. Sementara itu, harga emas berjangka untuk pengiriman Desember 2026 juga melemah 0,72% ke level US$4.497,3 per ons troi.
Harga emas sempat menyentuh level terendah sejak 19 Agustus 2026 dalam sesi perdagangan terakhir, meskipun sepanjang Agustus harga emas spot mencatatkan kenaikan sekitar 10%, menandai bulan terbaik sejak Januari 2026.
Eskalasi Ketegangan di Selat Hormuz
Konflik antara AS dan Iran makin memanas setelah Amerika Serikat menyerang sebuah pulau milik Iran di Selat Hormuz, yang menjadi jalur strategis pengiriman minyak dunia. Iran menyatakan telah memberikan respons terhadap serangan tersebut. Ketegangan ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sentimen pasar emas, sebagai aset safe haven.
Posisi Dolar AS dan Dampaknya
Dolar AS berada di sekitar level tertinggi dalam hampir dua pekan terakhir, sedikit melemah pada Senin yang membantu membatasi penurunan harga emas. Pergerakan dolar sangat krusial karena emas dihargai dalam dolar, sehingga penguatan mata uang AS biasanya menekan harga emas di pasar internasional.
Data dan Perbandingan Harga Emas
Harga emas mengalami penurunan setelah sempat anjlok lebih dari 3% pada Jumat (28/8/2026), yang merupakan penurunan harian paling tajam sejak 10 Juni 2026. Penurunan tersebut dipengaruhi oleh komentar hawkish dari pejabat The Fed pada simposium Jackson Hole, yang menyiratkan kemungkinan kenaikan suku bunga lebih lanjut untuk menjaga target inflasi di angka 2%.
Kenaikan harga minyak mentah lebih dari 2% pada Senin juga menjadi faktor tambahan dalam dinamika pasar komoditas, termasuk emas. Namun, sentimen negatif dari kebijakan moneter AS dan penguatan dolar menekan harga emas sehingga terjadi koreksi tipis.
Impak bagi Investor dan Pasar
Penurunan harga emas yang terjadi saat ini menjadi momentum bagi investor yang ingin memanfaatkan harga sedikit lebih rendah setelah kenaikan signifikan sepanjang bulan Agustus. Namun, ketidakpastian terkait konflik AS-Iran dan kebijakan Federal Reserve tetap menjadi faktor utama yang harus dipantau.
- Harga emas spot turun 0,13% menjadi US$4.449,19 per ons troi.
- Harga emas berjangka Desember 2026 turun 0,72% ke US$4.497,3 per ons troi.
- Konflik AS-Iran memasuki bulan keenam dengan eskalasi di Selat Hormuz.
- Dolar AS berada di level tertinggi dua pekan terakhir.
- Kenaikan harga minyak mentah lebih dari 2% turut memengaruhi pasar.
Data Harga Emas Spot dan Berjangka
| Tanggal | Harga Emas Spot (US$/ons) | Harga Emas Berjangka Desember (US$/ons) | Perubahan Harga Spot (%) | Perubahan Harga Berjangka (%) |
|---|---|---|---|---|
| 31 Agustus 2026 | 4.449,19 | 4.497,3 | -0,13 | -0,72 |
| 28 Agustus 2026 | 4.505,0 (perkiraan) | 4.530,0 (perkiraan) | -3,0 (anjlok) | -2,5 (anjlok) |
"Penurunan harga emas dipicu oleh sentimen hawkish The Fed dan penguatan dolar AS, meskipun ketegangan geopolitik tetap menjadi faktor risiko utama," ujar analis pasar dari sumber investor.id.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow