Pieter Both Tetapkan Fondasi VOC Sebagai Gubernur Jenderal Pertama

Smallest Font
Largest Font

Pieter Both resmi menjabat sebagai Gubernur Jenderal pertama VOC pada 1610 hingga 1614, menandai babak baru pengelolaan Hindia Belanda. Ia tiba di Banten pada 19 Desember 1610 dengan armada 8 kapal dan memulai pembangunan pusat pemerintahan VOC di Batavia.

Jabatan gubernur jenderal menjadi posisi tertinggi VOC dalam mengatur wilayah jajahan dan perdagangan di Asia Tenggara, khususnya Indonesia. Pieter Both memimpin saat VOC memindahkan pusat pemerintahan dari Ambon ke Jayakarta, yang kemudian dikenal sebagai Batavia, pada 1619.

Selama masa jabatannya, Pieter Both berhasil menaklukkan beberapa wilayah strategis seperti Timor Leste dan mengusir Spanyol dari Tidore. Dia juga membuat perjanjian perdagangan dengan penguasa Maluku dan Jayakarta, memperkuat pengaruh VOC di kawasan.

Memindahkan Pusat VOC ke Batavia

Pada masa Pieter Both, VOC mulai memindahkan pusat operasional dari Ambon ke Jayakarta. Pendirian gudang VOC di Jayakarta terjadi lewat perjanjian dengan penguasa lokal pada 1611, dengan bangunan awal terbuat dari bahan sementara dan diperkuat dengan batu pada 1613.

Kemenangan Militer dan Perjanjian Strategis

Pieter Both juga dikenal sebagai perwira laut utama sebelum menjadi gubernur jenderal, berhasil menaklukkan wilayah penting seperti Timor Leste dan mengusir Spanyol dari Tidore. Ia menjalin perjanjian dagang yang menguntungkan dengan para penguasa Maluku dan Jayakarta.

Kronologi Karier Pieter Both

TahunPeristiwa
1599-1601Jabatan perwira laut utama Hindia-Belanda
1610Tiba di Banten dengan armada 8 kapal
1610-1614Menjabat sebagai Gubernur Jenderal VOC pertama
1611Pendirian gudang VOC di Jayakarta melalui perjanjian
1613Penguatan bangunan gudang VOC dengan batu
1615Meninggal tenggelam di perairan Mauritius

Daftar Gubernur Jenderal VOC dan Warisan Pieter Both

Pieter Both membuka era Gubernur Jenderal VOC yang diteruskan oleh 19 gubernur jenderal berikutnya. Posisi dan kebijakan yang dibangun oleh Pieter Both menjadi fondasi bagi penguasaan VOC di Indonesia selama lebih dari tiga abad ke depan.

Menurut laporan dari Kompas, "Pieter Both adalah sosok penting yang membuka era baru kolonialisme VOC di Nusantara dengan berbagai prestasi dalam hal militer dan diplomasi," ujar sejarawan lokal.

Pusat pemerintahan yang dipindahkan ke Batavia pada 1619 kemudian menjadi cikal bakal kota besar yang kini dikenal sebagai Jakarta, ibukota Indonesia. Perpindahan ini juga mengubah strategi VOC dalam menguasai jalur perdagangan dan politik di Asia Tenggara.

Pieter Both meninggal dunia pada 1615 akibat kecelakaan tenggelam di perairan Mauritius, namun warisannya tetap dikenang sebagai Gubernur Jenderal pertama VOC yang memulai dominasi Belanda di Indonesia.

Dari Amersfoort ke Banten: Perjalanan Pieter Both sebagai Gubernur Jenderal VOC | Historia.ID

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow