Kurs Dollar Melemah ke Rp14.850 pada 8 Agustus 2026 di Pasar Indonesia

Smallest Font
Largest Font

Nilai tukar dollar AS terhadap rupiah mengalami pelemahan ke level Rp14.850 per dolar pada Jumat, 8 Agustus 2026, di pasar valuta asing Indonesia, dipengaruhi oleh sentimen global dan kebijakan moneter Bank Indonesia (BI).

Data dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa kurs transaksi dollar AS ke rupiah hari ini tercatat di kisaran Rp14.850, turun dibandingkan posisi kemarin yang berada di Rp14.900. Penurunan ini terjadi seiring dengan penguatan mata uang regional dan ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di Amerika Serikat.

Pelemahan dollar ini berimbas pada pergerakan nilai tukar mata uang asing lainnya terhadap rupiah. Misalnya, dolar Australia (AUD) tercatat dijual pada Rp12.676,25 dan dibeli pada Rp12.544,77, sedangkan dirham Uni Emirat Arab (AED) dijual di Rp4.903,10 dan beli Rp4.854,05 menurut data transaksi BI terbaru.

Faktor Global dan Lokal

Sentimen global yang dipengaruhi oleh keputusan Federal Reserve AS terkait suku bunga dan data ekonomi terbaru menjadi pemicu utama pergerakan nilai tukar dollar. Sementara di dalam negeri, kebijakan Bank Indonesia yang berfokus pada stabilisasi nilai tukar dan inflasi turut memberi pengaruh signifikan.

Perbandingan dengan Periode Sebelumnya

Jika dibandingkan dengan minggu lalu, dollar AS menunjukkan tren pelemahan sebesar 0,3 persen terhadap rupiah. Penurunan ini juga sejalan dengan penguatan pasar saham Indonesia yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi domestik.

Dampak dan Implikasi Bagi Masyarakat

Pelemahan nilai tukar dollar AS ini memberikan peluang bagi importir dan pelaku usaha yang mengandalkan dolar untuk biaya produksi menjadi sedikit lebih ringan. Namun, bagi eksportir, nilai tukar yang melemah dapat menurunkan pendapatan dalam rupiah.

Selain itu, bagi masyarakat umum, nilai tukar dollar yang lebih rendah dapat membantu menekan harga barang impor dan biaya perjalanan ke luar negeri.

Update dari Bank Indonesia dan Saran Pasar

Bank Indonesia terus memantau perkembangan nilai tukar dan akan menyesuaikan kebijakan moneter sesuai dengan dinamika pasar global dan domestik. Otoritas juga mengimbau pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap volatilitas yang mungkin terjadi akibat ketidakpastian ekonomi global.

"Bank Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dengan terus mengatur likuiditas pasar dan melakukan intervensi jika diperlukan," ujar Kepala Departemen Kebijakan Moneter BI.
Mata UangJual (Rp)Beli (Rp)
Dollar AS (USD)14.85014.800
Dolar Australia (AUD)12.676,2512.544,77
Dirham Emirat Arab (AED)4.903,104.854,05
  • Dollar AS melemah ke Rp14.850 per dolar pada 8 Agustus 2026
  • Bank Indonesia terus lakukan intervensi untuk stabilisasi rupiah
  • Penguatan mata uang regional turut mempengaruhi nilai tukar
  • Pergerakan kurs berdampak pada eksportir dan importir
Mengapa Yen yang Lemah Menjadi Masalah bagi Amerika | Bloomberg Podcasts
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed