Kurs Dolar Menguat, Rupiah Melemah 4 Hari Berturut pada 28 Agustus 2026

Smallest Font
Largest Font

Kurs dolar AS menguat tipis pada Jumat, 28 Agustus 2026, sementara nilai tukar rupiah melemah untuk hari keempat berturut-turut di pasar Jakarta. Rupiah tercatat bergerak di level Rp17.744 per dolar AS berdasarkan kurs spot, menunjukkan pelemahan Rp19 atau 0,11% dibandingkan hari sebelumnya.

Data dari pasar valuta asing menunjukkan bahwa rupiah juga mengalami pelemahan pada kurs Jisdor yang ditetapkan oleh Bank Indonesia, yaitu turun Rp45 atau 0,25% menjadi Rp17.762 per dolar AS pada 27 Agustus 2026. Sementara itu, indeks dolar AS menguat tipis 0,05% menjadi 99,22, menandakan kekuatan dolar yang tetap terjaga di pasar global.

Penguatan Dolar AS dan Dampaknya pada Rupiah

Penguatan dolar AS pada 28 Agustus 2026 dipicu oleh sejumlah faktor ekonomi dan kebijakan moneter di Amerika Serikat yang menimbulkan sentimen positif terhadap mata uang tersebut. Hal ini membuat rupiah mengalami tekanan di pasar domestik, sehingga nilai tukarnya melemah.

Faktor Eksternal dan Harga Minyak

Dampak harga minyak dunia juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi nilai tukar rupiah. Meskipun harga minyak mengalami penurunan selama tiga hari terakhir, rupiah tetap melemah karena tekanan dari penguatan dolar AS yang lebih dominan.

Perbandingan Data Nilai Tukar Rupiah

TanggalKurs Spot Rupiah (Rp/USD)Perubahan
24 Agustus 2026Rp17.700
25 Agustus 2026Rp17.720+Rp20
26 Agustus 2026Rp17.725+Rp5
27 Agustus 2026Rp17.744+Rp19

Reaksi dan Pernyataan Resmi

Menurut data yang dikutip dari pusatdata.kontan.co.id, pelemahan rupiah selama empat hari berturut-turut ini merupakan respons pasar terhadap penguatan dolar AS yang dipengaruhi oleh kebijakan moneter Amerika Serikat. Kondisi ini perlu diwaspadai oleh pelaku pasar dan investor untuk mengantisipasi volatilitas nilai tukar ke depan.

"Pasar valuta asing saat ini masih dipengaruhi oleh kebijakan moneter AS yang cenderung mendukung penguatan dolar, sehingga memberikan tekanan pada rupiah," ujar analis keuangan dari pusatdata.kontan.co.id.

Pelaku pasar juga disarankan untuk terus memantau perkembangan ekonomi global dan kebijakan yang dikeluarkan oleh bank sentral Amerika Serikat serta faktor eksternal lainnya yang berpotensi mempengaruhi nilai tukar rupiah.

Nilai Tukar Rupiah Menguat Terhadap USD Seiring Rebound IHSG | IDX CHANNEL
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow