Kenali Benda Seni Rupa Terapan yang Sering Disebut Seni Kriya

Smallest Font
Largest Font

Benda seni rupa terapan sering juga disebut dengan seni kriya karena keduanya menekankan nilai estetika sekaligus fungsi praktis dalam kehidupan sehari-hari. Memahami istilah ini penting agar kita bisa membedakan karya seni yang tidak hanya indah tetapi juga berguna.

Benda seni rupa terapan adalah karya seni yang menggabungkan keindahan visual dengan kegunaan praktis. Pada dasarnya, benda ini dibuat tidak hanya untuk dinikmati secara estetika, tapi juga memiliki fungsi yang menunjang aktivitas sehari-hari. Karena itu, benda seni rupa terapan sering disebut juga dengan seni kriya, yang menandakan proses pembuatan dengan teknik kerajinan tangan.

Seni kriya adalah apa? Seni kriya merupakan cabang seni rupa terapan yang berfokus pada pembuatan benda dengan keterampilan tangan, menggunakan bahan-bahan seperti kayu, logam, tanah liat, kain, atau bahan sintetis. Seni ini menonjolkan teknik tradisional dan modern, seperti ukir, anyam, rajut, dan pengecatan.

Contoh Benda Seni Rupa Terapan yang Sering Dijumpai

Memahami contoh benda seni rupa terapan sangat membantu mengenali karya di sekitar kita yang memiliki nilai artistik dan fungsi. Berikut beberapa jenis benda seni rupa terapan yang umum ditemui:

  1. Perhiasan: Cincin, kalung, gelang, bros, dan anting-anting yang dirancang dengan estetika tinggi sekaligus sebagai aksesori pemanis.
  2. Kerajinan tangan: Anyaman, rajutan, sulaman, keramik, dan ukiran kayu yang tidak hanya mempercantik ruang tapi juga berfungsi sebagai alat atau hiasan.
  3. Furnitur dan perabot: Meja, kursi, lemari yang memiliki desain artistik namun tetap memenuhi kebutuhan praktis rumah tangga.
  4. Alat rumah tangga: Teko, piring, mangkuk yang diproduksi dengan seni dan fungsionalitas.
  5. Dekorasi: Vas bunga, patung miniatur, dan lukisan dinding yang memperindah ruang sekaligus sebagai simbol budaya.
  6. Kategori lain: Rumah adat, arsitektur candi, hingga transportasi tradisional seperti perahu dan becak yang mengandung unsur seni dan fungsi sosial.

Perbedaan Seni Rupa Terapan dan Seni Rupa Murni

Sering muncul pertanyaan "apa perbedaan seni rupa murni dan terapan?" Jawabannya terletak pada tujuan dan fungsi karya tersebut. Seni rupa murni fokus pada ekspresi estetika tanpa harus memiliki fungsi praktis. Sebaliknya, seni rupa terapan memadukan estetika dan kegunaan.

Misalnya, lukisan dinding adalah seni rupa murni, sedangkan vas bunga yang didesain artistik tapi tetap dipakai sebagai wadah bunga adalah seni rupa terapan. Dalam konteks ini, seni kriya masuk ke dalam kategori seni rupa terapan karena mengutamakan kerajinan tangan dan fungsi benda.

Bagaimana Cara Membuat Seni Rupa Terapan dengan Efektif?

Membuat benda seni rupa terapan memerlukan langkah-langkah sistematis agar hasilnya optimal, baik dari segi estetika maupun fungsi. Berikut ini panduan praktis yang dapat diikuti:

  1. Riset dan perencanaan: Tentukan tujuan pembuatan, fungsi benda, dan gaya estetika yang ingin dicapai. Kenali bahan yang akan digunakan, misalnya kayu untuk furnitur atau tanah liat untuk keramik.
  2. Persiapan bahan dan alat: Siapkan bahan utama dan alat pendukung seperti pisau ukir, alat anyam, kuas cat, atau mesin jahit tergantung jenis seni rupa terapan yang dibuat.
  3. Proses pembuatan: Gunakan teknik yang sesuai, misalnya menganyam untuk kerajinan anyaman atau mengukir untuk produk kayu. Kombinasikan metode tradisional dan modern untuk hasil terbaik.
  4. Pengecatan dan pelapisan: Berikan sentuhan akhir dengan cat, pelitur, atau varnish untuk memperkuat estetika dan daya tahan benda.
  5. Evaluasi fungsi dan estetika: Uji apakah benda memiliki fungsi yang optimal dan tampilan yang menarik. Perbaiki jika diperlukan.

Dalam kasus yang sering saya temui, kesalahan umum adalah mengabaikan fungsi saat fokus pada estetika, sehingga benda seni rupa terapan justru kurang berguna. Seimbangkan keduanya agar karya bisa dinikmati dan dipakai.

Material yang Umum Digunakan dalam Seni Rupa Terapan

Material menjadi faktor kunci dalam kualitas dan karakter benda seni rupa terapan. Berikut ini tabel ringkas material beserta contoh penggunaannya:

Material umum dan contoh penggunaannya dalam seni rupa terapan
MaterialContoh PenggunaanKeterangan
KayuFurnitur, ukiranKuat, mudah diukir, natural
LogamPerhiasan, alat rumah tanggaTahan lama, berkilau
Tanah liatKeramik, vas bungaMudah dibentuk, tahan panas
KainRajutan, sulamanFleksibel, beragam tekstur
Serat alami/sintetisAnyaman, tasRingan, tahan lama
KacaVas, hiasanTransparan, rapuh
Bahan sintetis modernPerabot, dekorasiVariatif, tahan air

Benda Seni Rupa Terapan dan Fungsinya dalam Kehidupan Sehari-hari

Benda seni rupa terapan tidak hanya memperindah ruang tapi juga memudahkan aktivitas manusia. Berikut beberapa fungsi penting yang sering dijumpai:

  • Fungsi praktis: Sebagai alat bantu seperti piring, teko, kursi yang dipakai sehari-hari.
  • Fungsi dekoratif: Mempercantik lingkungan dengan vas bunga, patung miniatur, atau lukisan dinding.
  • Fungsi simbolik: Menampilkan identitas budaya melalui rumah adat atau ukiran khas daerah tertentu.
  • Fungsi ekonomi: Produk seni rupa terapan dapat menjadi sumber penghasilan pengrajin lokal.

Karena multifungsi inilah, benda seni rupa terapan sangat penting dipelajari dan dikembangkan, terutama dalam konteks pelestarian budaya dan ekonomi kreatif.

Mengapa Seni Kriya Menjadi Sinonim Benda Seni Rupa Terapan?

Seni kriya merupakan istilah yang sering digunakan untuk benda seni rupa terapan karena menekankan teknik pembuatan yang mengandalkan keahlian tangan. Dalam seni kriya, proses produksi tidak hanya berorientasi pada hasil akhir yang indah, tetapi juga pada kualitas pengerjaan yang teliti dan fungsi benda yang optimal.

Dari pengalaman saya menangani berbagai proyek seni kriya, karya yang berhasil adalah yang mampu menyeimbangkan estetika dan fungsi dengan baik. Hal ini yang membedakan seni kriya dengan sekadar kerajinan biasa.

kelas 12 SENI RUPA TERAPAN part 1 | clover realm

Jenis-Jenis Seni Rupa Terapan yang Perlu Dikenal

Ada beberapa jenis seni rupa terapan yang penting diketahui agar kita bisa lebih memahami ragam karya yang ada:

  1. Seni tekstil: Meliputi anyaman, sulaman, rajutan yang menggunakan kain dan benang.
  2. Seni keramik: Produk dari tanah liat yang dibakar seperti vas, piring, dan patung.
  3. Seni logam: Perhiasan dan alat rumah tangga dari bahan logam yang diukir atau dicetak.
  4. Seni kayu: Ukiran dan furnitur dari kayu yang diproses dengan teliti.
  5. Seni kaca: Hiasan dan perabot dari kaca yang dibentuk dan dihias.
  6. Seni kriya modern: Menggabungkan bahan tradisional dan sintetis dengan teknologi baru.

Memahami jenis seni rupa terapan membantu kita menghargai keragaman budaya sekaligus mendorong inovasi dalam proses pembuatannya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow